Proteksi Produk Pribumi Untuk Kemandirian Nasional

4 11 2011


Era perdagangan bebas pada dasarnya merupakan persaingan antara produk lokal(pribumi) dengan produk asing. Beberapa produk lokal bahkan harus gulung tikar sebab tidak mampu bersaing dengan produk asing. Produk asing secara perlahan menjadi raja sedangkan produk lokal akan menjadi budak. Kebijakan penerapan perdagangan bebas memang akan menimbulkan dilema tersendiri. Pada satu sisi produk dalam negeri masih belum siap tetapi pasar internasional telah menuntut kondisi tersebut. Kondisi ini semakin diperparah dengan kurangnya rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Rendahnya rasa cinta tanah air dan nasionalisme ini akan berdampak pada kesadaran menggunakan produk dalam negeri. Dengan demikian maka berlakunya perdagangan bebas adalah suatu bentuk keterpaksaan. Keterpaksaan karena sistem yang ada saa ini belum mampu untuk mendukung berlakunya perdagangan bebas. Secara kasat mata berlakunya perdagangan bebas justru menimbulkan beban bagi sektor industri lokal.
Saat ini produk-produk asing mudah sekali kita temukan di berbagai pusat perbelanjaan. Produk-produk lokal yang kalah bersaing dengan produk-produk asing secara perlahan akan menghilang di pasaran. Realita semakin meredupnya produk lokal merupakan fenomena yang seharusnya segera ditanggapai dengan tepat oleh pemerintah. Pemerintah seharusnya dapat menerapkan beberapa kebijakan dengan mengutamakan eksistensi produk lokal di tengah himpitan produk asing. Produk asing semakin tidak terbendung dalam memperebutkan pangsa pasar dengan produk lokal. Tanpa disadari sebenarnya pemberlakuan peraturan era perdagangan bebas banyak menimbulkan keresahan tersendiri. Keresahan tersebut dipicu adanya bayang-bayang kemungkinan perusahaan lokal akan collapse dengan produk asing. Apabila industri lokal collapse maka akan melahirkan beberapa pengangguran bagi pemeritah
Pemerintah sebagai pihak yang memiliki otorisasi kebijakan perdagangan bebas, seharusnya menetapkan kebijakan yang memproteksi keberadaan industri lokal. Keberadaan produk asing sebenarnya akan menimbulkan produk lokal terganggu. Arah kebijakan produk tersebut merupakan substansi bagi pemerintah untuk mendukung eksistensi produk lokal. Ada beberapa langkah yang mapu mengatasi permasalahan terhadap persangan produk asing dengan produk lokal.
Kebijakan proteksi terhadap produk lokal tersebut dapat dilakukan dengan memberikan perbaikan dan tinjauan kembali terhadap aturan yang ada saat ini. Perbaikan tersebut dapat dilakukan dengan menaikan pajak bea cukai untuk produk asing. Perubahan tarif tersebut secara tidak langsung akan memberikan harapan bagi produk lokal untuk tetap bersaing. Produk asing juga akan berpikir dua kali untuk memasuki pasar Indonesia karena tingginya pajak yang dikenakan. Alternatif lainnya adalah dengan menerapakan pembatasan produk melalui sertifikasi yang terstandarisasi. Sertifikasi produk tersebut hanya diberlakukan khusus untuk produk asing. Dengan demikian maka diharapkan produk lokal masih dapat bersaing dipasaran.
Peningkatan kesadaran untuk menggunakan produk lokal juga harus ditingkatkan. Slogan dan pamflet untuk mencintai dan bangga terhadap produk lokal harus segera digalakan lagi. Usaha untuk menumbuhkan kesadaran menggunakan produk lokal harus dilakukan secara efektif dan efisien. Sasaran untuk menumbuhkan kesadaran tersebut adalah golongan pemuda-pemudi. Golongan pemuda dan pemudi merupakan tingkat usia konsumtif dan produktif. Pada usia tersebut sebagian besar pemuda dan pemudi banyak melakukan tindakan konsumtif sebagai upaya untuk menjaga perkembangan eksistensi mereka. Apabila tindakan konsumtif tersebut diarahkan dengan tepat sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa cinta produk lokal, maka dalam beberapa dekade kedepan dipastikan produk lokal akan menjadi raja di pasaran.
Penggunaan produk lokal sebenarnya akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui peningkatan kesadaran menggunakan produk lokal maka sektor industri nasional akan terpacu untuk berkembang. Perkembangan industri tersebut selanjutnya akan membuka peluang lapangan kerja baru. Dengan cinta produk dalam negeri sebenarnya akan menjadikan bangsa Indonesia berswasembada lapangan kerja. Hal tersebut akan berbanding terbalik ketika produk asing berjaya di pasaran Indonesia. Sebagian modal atau uang akan teralihkan ke negara asing seiring konsumsi produk asing yang kita gunakan. Kejayaan produk lokal secara tidak langsung juga akan berdampak bagi kebangkitan ekonomi nasional.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: