Pengoperasian Comuter line Apakah Solutif???

4 11 2011


PT KAI sebagai penyedia jasa sarana transportasi rakyat selalu melakukan inovasi dalam pelayanan pada penumpang. Pengoperasian Comuter line merupakan salah satu inovasi dari PT KAI dalam upaya peningkatan layanan pada penumpang. PT KAI selalu berupaya memberikan layanan prima kepada para penumpang. Posisi kereta api sebagai sarana transportasi rakyat dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah selama ini identik dengan kualitas layanan yang rendah. Kebijakan penggunaan jenis kereta api berpotensi akan menjadi persoalan tersendiri ketika dihadapkan dengan batasan yang ada. Batasan baik dari sisi pemerintah maupun dari sisi penumpang pengguna jasa kereta api. Comuter line bisa jadi merupakan jawaban dari batasan yang ada. Namun dalam implementasinya masih perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut tentang Comuter line.
Pada dasarnya penggunaan transportasi kereta api memberikan banyak nilai positif seperti penghematan bahan bakar, solusi kemacetan dan menurunkan polusi udara. Di kota besar seperti di kawasan JABODETABEK, kemacetan merupakan permasalahan utama dalam mobilitas sehari-hari. Permasalahan tersebut di jawab oleh PT KAI dengan mengoperasikan Comuter line. Comuter line dianggap layak oleh PT KAI karena mampu menyelesaikan permasalahan kemacetan. Selama ini PT KAI mengoperasikan kereta Ekonomi AC dan Ekspress AC dalam melayani tingginya tingkat mobilitas di kawasan JABODETABEK. Dengan berbagai pertimbangan PT KAI hendak menggantikan opersional kereta Ekonomi AC dan Ekspress AC dengan Comuter line.
Ditinjau dari segi fasilitas Comuter line sebenarnya hampir mirip dengan generasi kereta sebelumnya. Namun ada sisi fasilitas tambahan berupa pesan informasi yang identik dengan layanan pada bus transjakarta. Bedasarkan perhitungan dengan regulasai yang ada pengoperasian Comuter line di kawasan JABODETABEK memiliki waktu pergeseran rata-rata sekitar 20 menit. Waktu pergeseran antar stasiun Comuter line yang cukup tinggi ini menyebakan permsalahan tersendiri bagi para penumpang yang selama ini telah terbiasa dengan layanan kereta ekonomi AC dan Ekspress AC. PT KAI merasa penggunaan jenis transportasi berupa Comuter line masih cukup representatif untuk mengakomodasi tingginya tingkat mobilitas penumpang di kawasan JABODETABEK.
Selama ini penggunaan layanan kereta ekonomi AC dan Ekspres AC dirasa masih belum mampu mengakomodasi tingkat mobilitas dari penumpang pada kawasan JABODETABEK. Hal tersebut semakin terlihat ketika pada musim liburan dan awal pekan. Pada musim liburan terlihat sekali betapa rendahnya kemampuan PT KAI dalam mengakomodasi mobilitas penumpang. Banyak diantara penumpang yang melakukan pelanggaran dengan naik di atas gerbong kereta.
PT KAI berharap melalui pengoperasian Comuter line dapat menyelasaikan permasalahan yang terjadi pada penumpang kawasan JABODETABEK teruatama pada saat liburan dan awal pekan. Namun permasalahan mengenai sosialisasi penggunaan Comuter line akan menjadikan kendala tersendiri ketika kebijakan ini diambil oleh PT KAI. Kebijakan penggunaan Comuter line tanpa ada sosialisasi yang cukup akan menimbulkan persoalan tersendiri yang berkaitan dengan mobilitas penumpang di kawasan JABODETABEK. Penumpang JABODETABEK selama ini akrab sekali dengan kereta ekonomi AC dan ekspress AC dalam pelaksanan transportasinya. Namum ketika Comuter line beroperasi dengan menggantikan fungsi dari kereta ekonomi AC dan Ekspres AC maka masyrakat pada awalnya akan menyebabkan kebingunggan tersendiri. Oleh karena itu perlu kebijakan sosialisasi yang tepat untuk implementasi di lapangan.
Dari kacamata penumpang sebenarnya penggunaan Comuter line masih merupakan hal yang belum begitu umum. Kebanyakan dari penumpang pasti masih akan mempertanyakan sejauh mana performansi dari Comuter line. Dengan rata-rata perpindahan antar stasiun sebesar 20 menit banyak masyarakat yang meragukan keberdaan Comuter line sebagai solusi permasalahan transportasi di JABODETABEK. Pada umumnya latar belakang penumpang kereta kawasan JABODETABEK adalah sebagai pekerja instansi swasta dan sektor publik. Mobilitas yang cepat dan anti macet merupakan prioritas utama dari sarana transportasi yang akan digunakan. PT KAI harus lebih arif dan bijaksana dalam menetukan kebijakan Comuter line agar tidak merugikan kepentingan dari penumpang.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: