Berbicara Dengan Hati

4 11 2011


Malam ini 24 September 2011, sebuah tranformasi baru kumulai. Kehidupan yang baru dan lembaran berkas biru kehidupan mulai ku awali dengan suatu retorika dan pergolakan. Dapat dibilang suatu pergolakan tentunya ada beberapa pihak yang pada saatnya nanti akan menjadi korban dalam setiap langkah yang diambil. Proses pendewasaan telah aku ambil. Bismillah aku beranikan diri dengan setulus hati untuk mengambil keputusan untuk mengubah jalan hidupku. Perjalanan yang semuanya akan terukir dalam lembaran baru. Meskipun disatu sisi hanya akan membuat beberapa kesempatan akan menghilang dari benag merah yang terajut.
Awalnya tidak mudah mengambil keputusan ini. Tapi biarlah semua kehidupan akan berawal dari suatu keputusan. Seperti demikianlah ketetapan bahwa allah akan bertahta di atas semua kehendak manusia. Aku sebagai mahluknya hanya mampu meresapi dan memahami makna dari setiap ketetapan yang telah engkau gariskan. Ketetapan dari Allah akan memberikan diriku lebih terarah menjalani segala kehidupan. Tetapi berbeda dengan pada umumnya, ketetapan dari Allah secara mutlak tanpa ada hak sedikitpun dari manusia untuk mempengaruhi keputusan tersebut. Belajar mencari cara tercepat dan termudah untuk memahamkan dengan kondisi adalah langkah yang tepat guna menyikapi segala hal terjadi. Kehidupan ini akan memberikan pilihan bagi setiap orang menjalaninya. Telepas langkah apapun yang akan diambil, setiap keputusan akan memberikan implikasi yang jelas. Setiap detik hanya akan memberikan isapan jempol ketika kita tidak berhasil mengeksploitasi potensi yang kita miliki dengan segala batasan yang ada. Waktu memberikan pilihan memberikan kesempatan untuk mengambil keputusan ataukah kita menjadi korban dari keputusan dari sikap diam yang kita pilih.
Langkah ini berat untuk kuambil, namun sudah lah hal ini memang menjadi suratan bagiku untuk meletakkan ini pada tempatnya. Pada level mendekati puncak karir sarjana ini memang rentan mengambil keputusan yang bersifat perjudian. Namun aku berharap dan menyandarkan keputusan yang aku ambil ini bukan suatu perjudian. Keputusan ini adalah pembuktian. Kapasitas untuk mengambil keputusan pada awalnya merupakan hak pimpinan semata. Namun bukan berarti ketika tidak kekuasaan kita tidak memiliki hak untuk mengambil keputusan. Keberanian melangkah merupakan harga mati yang harus dibayar dengan apapun. Setidaknya ada beberapa faktor yang mungkin patut dijadikan sandaran dalam mengambil keputusan. Kembali ke jalan yang maha hidup merupakan pilihan yang tepat. Percaya pada diri sendiri dan mendengarkan suara hati merupakan wujud dari bentuk keputusan yang terlemah yang harus diambil.
Suara hati akan memberikan petunjuk dan pedoman yang tepat ketika engkau telah benar-benar berhasil memutihkan hatimu dengan sepenuhnya. Sepenuhnya engkau akan benar-benar merdeka tanpa ada bayang-bayang orang lain dan meresapi independen kehidupa yang engkau amabil.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: